27 Juli 2017•Update: 27 Juli 2017
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Kebebasan keluar-masuk antara Inggris dan negara-negara lain di Eropa akan berakhir dengan adanya Brexit, kata pejabat tinggi Inggris pada Kamis.
Menteri imigrasi Brandon Lewis mengatakan sebuah survei akan dilakukan untuk melihatan keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Namun ia juga menekan bahwa pemerintah berencana mengurangi jumlah migrasi menjadi puluh ribu per tahun.
Ketika berbicara dengan BBC Radio 4, Lewis mengatakan: “Perpindahan tenaga kerja berakhir ketika kami keluar dari UE pada musim semi 2019.
“Saya harus bilang itu dengan jelas.”
“Tentunya sekarang kita sedang bernegosiasi dengan Uni Eropa saat ini.
“Namun kami kukuh mengakhiri pergerakan bebas. Itu termasuk empat prinsip dasar Uni Eropa. Ketika kami meninggalkannya – menurut definisi – prinsip itu akan gugur,” jelas Lewis.
Komentarnya itu tampak berbeda dengan laporan-laporan sebelumnya yang mengatakan Inggris akan mengalami masa transisi selama 2-4 tahun sebelum akhirnya membatasi pergerakan warganya – hak yang dimiliki jutaan warga UE.