Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Oktober 2020•Update: 09 Oktober 2020
Laith Al-Junaidi
AMMAN, Yordania (AA) - Raja Yordania Abdullah II pada Rabu menunjuk Bishr Al-Khasawneh sebagai perdana menteri dan menugaskannya membentuk pemerintahan baru.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Kerajaan, sang raja mengirim pesan ;angsung kepada perdana menteri yang ditunjuk.
"Pembentukan pemerintahan ini terjadi dalam keadaan luar biasa yang belum pernah disaksikan dunia selama beberapa dekade," ungkap Abdullah II, merujuk pada krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.
Al-Khasawneh, yang juga seorang diplomat veteran, menjadi perdana menteri ke-13 negara itu, menggantikan pemerintahan Omar Al-Razzaz, yang mengundurkan diri pada Sabtu.
Raja Yordania Abdullah menerima pengunduran diri Al-Razzaz, tapi memintanya untuk tetap dalam kapasitas pengurus sampai perdana menteri baru ditunjuk dan kabinet baru dibentuk.
Pada 27 September, raja membubarkan parlemen Yordania di bawah aturan konstitusional yang memaksa pemerintah untuk mengundurkan diri dalam waktu satu minggu.