Islamuddin Sajid
16 Januari 2018•Update: 17 Januari 2018
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Miliarder filantropis Amerika Bill Gates mengumumkan sebuah rencana untuk meningkatkan bantuan keuangan ke Pakistan, beberapa hari setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) menangguhkan bantuan keamanan untuk negara tersebut.
Lewat surat yang ditujukan ke Menteri Kesehatan Pakistan Saira Afzal Tarar, Gates menyampaikan bahwa ia menghargai upaya pemerintah dalam memberantas virus Polio yang menyebar di negara tersebut, kata harian Dawn, Senin.
Pakistan termasuk di antara tiga negara di dunia, selain Afghanistan dan Nigeria, di mana angka penyebaran virus polio masih tinggi, sehingga pembatasan perjalanan yang diberlakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait penyakit tersebut masih berlaku.
Pada 2014, WHO bahkan mewajibkan semua orang yang bepergian dari Pakistan untuk membawa sertifikat vaksinasi polio.
Selama empat tahun terakhir, Pakistan berhasil menekan angka penyebaran virus polio, dari 306 kasus pada 2014 menjadi 54 pada 2015, kemudian 20 pada 2016, dan hanya 8 kasus pada 2017. Belum ada kasus yang tercatat di tahun ini.
"Gates meyakinkan kami bahwa ia akan terus melanjutkan bantuannya ke Pakistan, bahkan meningkatkan bantuan untuk pemberantasan polio dan juga untuk sektor lainnya," kata Sajid Husain Shah, juru bicara Kementerian Kesehatan Pakistan kepada Anadolu Agency.
Menurut Shah, Gates dan Melinda Foundation telah menghabiskan lebih dari Rs72 miliar (USD654 juta) untuk upaya pemberantasan virus polio dari Pakistan selama lima tahun terakhir.
Pada 1 Januari, lewat cuitannya, Presiden Donald Trump menuding Pakistan telah menerima bantuan dana miliaran dolar dari AS, namun "tidak memberikan imbalan apapun selain kebohongan, dan menganggap pemimpin AS sebagai orang bodoh".
Pakistan membantah tudingan tersebut dan mengatakan AS perlu menunjukkan apresiasi lebih pada Islamabad yang telah memerangi terorisme "dengan sumber dananya sendiri", yang diperkirakan mencapai lebih dari USD120 miliar dalam 15 tahun.