Maria Elisa Hospita
19 Mei 2020•Update: 19 Mei 2020
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk berkomitmen dalam perbaikan besar-besaran selama 30 hari.
Jika tidak ada perubahan yang substansial, maka AS akan membekukan bantuan dana untuk badan PBB itu secara permanen dan mempertimbangkan kembali keanggotaannya.
Trump mengeluarkan peringatan itu lewat Twitter, setelah menuding WHO mengabaikan laporan penyebaran virus korona dari China pada Desember tahun lalu, dan gagal membagikan "informasi krusial" mengenai wabah tersebut.
Bulan lalu, Trump menyebut WHO sebagai China-sentris dan memotong bantuan dana ke badan itu untuk sementara waktu.
Presiden AS juga menuding WHO membuat klaim yang "salah" dan "menyesatkan" mengenai virus korona, yang telah menginfeksi lebih dari 4,8 juta orang di seluruh dunia.
Bahkan, menurut Trump, WHO terlamabt mengumumkan wabah itu sebagai pandemi, karena pada saat itu virus korona telah menewaskan lebih dari 4.000 orang di 114 negara.
"Selama krisis ini, WHO justru terus-menerus memuji China yang menurut mereka menjunjung transparansi dalam penanganan Covid-19. Saya tidak bisa membiarkan pajak yang dibayarkan orang-orang Amerika digunakan untuk membiayai sebuah organisasi yang sangat jelas tidak melayani kepentingan Amerika," pungkas dia.
Sejauh ini, virus korona, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, telah merenggut lebih dari 90.000 nyawa di AS.