06 September 2017•Update: 08 September 2017
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Florida mengumumkan keadaan darurat pada Selasa sementara warga mereka bersiap-siap menghadapi Badai Irma, yang masuk Kategori 5 dan diprediksi menjadi badai terburuk di Laut Atlantik dalam satu dekade terakhir.
Irma membawa angin topan berkekuatan 297 kilometer per jam dan hingga pukul 17.00 Selasa mendekati Kepulauan Leeward di Karibia. Peneliti memetakan pergerakannya menuju Florida.
"Irma diperkirakan akan mendarat di timur laut Kepulauan Leeward sebagai badai Kategori 5 yang sangt berbahaya, dan juga membawa angin topan dan hujan yang bisa mengancam nyawa," kata Pusat Badai Nasional AS (NHC).
"Makin besar kemungkinan kita melihat dampak Irma di Semenanjung Florida dan area Florida Keys pekan ini."
Irma saat ini dihitung sebagai badai Atlantik terbesar kedua, menurut NHC.
"Dengan kecepatan angin 289 kilometer per jam, #Irma sekarang lebih kencang dari Katrina. Badai yang sungguh mengerikan," kicau Eric Holthaus, seorang ahli meteorologi, di laman Twitternya.
Badai Katrina, yang menghantam AS pada 2005, merupakan 1 dari 5 badai terburuk yang pernah dihadapi AS. Katrina mengambil nyawa hampir 1.800 korban dan badai itu menyebabkan kerugian sebesar lebih dari USD 120 milyar.
Pihak berwenang di Florida menghimbau warga meninggalkan sejumlah area yang berpotensi dirusak oleh Badai Irma. Walikota Miami Dade Carlos A. Gimenez pada Selasa mengatakan beberapa wilayah bahkan akan diminta mulai evakuasi sejak Rabu.
"Badai ini terlalu kuat dan membawa ancaman besar, jadi kita tidak bisa menunda lagi," kata Gimenez pada pers.
Dia juga mendesak warga mempersiapkan stok makanan, minuman dan bahan-bahan pokok lainnya untuk setidaknya memenuhi kebutuhan 3 hari.
Di sejumlah supermarket di Florida, rak-rak terlihat kosong karena warga menimbun stok dan bersiap-siap menghadapi Irma.