19 September 2017•Update: 20 September 2017
Eshat Fırat
QUDUS
Diberitakan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Israel telah membuka pangkalan pertahanan rudal bersama di gurun Najaf, di bagian selatan Israel.
Jenderal Komandan Pertahanan Rudal Israel Zvika Haimovich dalam pernyataannya di dua stasiun TV Israel mengatakan, “kita telah membuka pangkalan pertahanan rudal bersama sahabat-sahabat kami dari AS untuk yang pertama kali.”
Jenderal Haimovich menyampaikan bahwa bendera-bendera AS sudah mulai berkibar di pangkalan militer Israel, dan langkah ini bukanlah merupakan reaksi dari ancaman atau karena suatu peristiwa, melainkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan-kemungkinan risiko yang akan datang terkait laporan-laporan intelijen, juga “pelajaran” yang didapat dalam peperangan di Gaza pada tahun 2014 lalu.
“Kami memilki banyak musuh, baik dekat dan jauh” ujar Haimovich, namun dia tidak memberikan rincian mengenai pangkalan militer yang didirikan di bagian selatan negara tersebut.
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan umum PBB yang ke-72 di New York. Menariknya, sebelum pertemuan tersebut, kedua kepala negara ini sama-sama mengabarkan tentang pangkalan pertahanan rudal tersebut .