Rhany Chairunissa Rufinaldo
13 Maret 2019•Update: 14 Maret 2019
Behlul Cetinkaya dan Islam Uddin
ISLAMABAD, Pakistan
Anadolu Agency secara resmi membuka biro Islamabad pada Selasa sebagai bagian dari upaya untuk memperluas jangkauan global.
Dalam pidato pada upacara peresmian, Menteri Informasi dan Penyiaran Pakistan Chaudhry Fawad Hussain, menekankan pada hubungan kuat antara Pakistan dan Turki.
Kantor baru di jantung ibu kota itu diresmikan oleh Hussain, duta besar Turki untuk Pakistan Ihsan Mustafa Yurdakul, Pemimpin Redaksi dan Wakil Direktur Jenderal Agency Anadolu Metin Mutanoglu, Wakil Direktur Jenderal Mustafa Ozkaya serta para diplomat, anggota parlemen, pejabat dan tokoh media lokal terkemuka.
Perwakilan Republik Turki Siprus Utara (TRNC) untuk Pakistan Mehmet Davulcu dan kepala organisasi Turki di Pakistan juga hadir dalam acara itu.
Memuji inisiatif Anadolu Agency di Islamabad dan mengundang lebih banyak perusahaan serta media Turki, Hussain mengungkapkan bahwa kantor berita lain juga sudah mulai beroperasi di Pakistan dan menyebutnya sebagai pengembangan yang diinginkan kementerian.
"Merupakan kebahagiaan dan kehormatan bagi saya bisa berada di sini selama upacara pembukaan kantor Anadolu Agency di Islamabad," kata Hussain dalam sambutan pembukaannya.
Duta besar Yurdakul mengatakan bahwa Anadolu Agency adalah kantor berita terkemuka Turki dengan lebih dari 40 kantor di seluruh dunia dan hampir 100 tahun sejarah yang akan berbagi pengalaman di bidang produksi berita dan pelaporan dengan Pakistan.
"Salam sukses terbaik saya untuk rekan-rekan kami yang akan bekerja di ibu kota ini, yang sebenarnya merupakan aset yang sangat, sangat penting bagi kami," tambahnya.
Ozkaya mengatakan Anadolu Agency bersemangat untuk membuka kantornya di Pakistan yang akan memperkuat persahabatan dan persaudaraan antara Turki dengan Pakistan di semua lini.
"Pakistan adalah negara prioritas untuk AA dengan populasi lebih dari 200 juta dan posisi yang strategis di Asia," katanya.
Ozkaya juga mengungkapkan bahwa hubungan bersejarah dan persaudaraan antara Turki dan Pakistan juga meningkatkan minat kantor berita untuk meliput berita di negara itu.
"Tujuan kami di sini bukan hanya untuk menghasilkan berita tentang perkembangan saat ini, tetapi juga untuk menulis berita kisah tentang keramahan, keamanan dan keindahan alam Pakistan untuk menarik lebih banyak wisatawan berkat jaringan global kami," tambahnya.
Ozkaya menyebut staf terdaftar pertama dari Anadolu Agency, Abdurrahman Gulam Samedani, yang lahir di Peshawar, Pakistan, pada 1886, sebagai contoh terbaik dari hubungan historis dan persaudaraan dengan Pakistan.
Samedani bergabung dengan perang Ottoman di Gallipoli dan Irak.
Setelah runtuhnya Negara Ottoman, dia bergabung dengan Perang Kemerdekaan Turki dan menjadi perwakilan pertama Anadolu Agency di negara asing.
Terletak tidak jauh dari gedung parlemen dan lokasi-lokasi penting lainnya seperti kediaman presiden dan kantor perdana menteri, kantor Anadolu Agency Islamabad menjadi salah satu pusat berita paling penting di kawasan ini.