Muhammad Abdullah Azzam
05 Maret 2018•Update: 06 Maret 2018
Ali Mukarrem Garip
KIRKUK, Irak
Delapan milisi Daesh tewas dalam baku tembak dengan pasukan kemanan Irak saat melakukan penyerangan ke kantor polisi di pedesaan Hawija, Irak, Senin.
Kepala daerah Hawija, Sabhan al-Jubburi mengatakan kepada Anadolu Agency, delapan teroris Daesh yang menyerang kantor polisi di dekat desa Abbasi telah dikalahkan. Tak ada polisi dan sipil yang tewas atau terluka dalam serangan tersebut.
Al-Jubburi mengatakan, setelah penyerangan Daesh itu, pasukan keamanan Irak segera memulai operasi untuk membersihkan Hawija dari kelompok teroris.
"Melalui operasi yang digelar oleh Polisi Federal, pasukan khusus anti teror dan pasukan Hashdi Shabi, kami akan membersihkan sisa-sisa Daesh yang bersebunyi di daerah pedesaan," kata dia.
Oktober lalu, pasukan Irak menduduki distrik Hawija, kira-kira 45 kilometer sebelah barat kota Kirkuk, yang dianggap sebagai salah satu markas terakhir kelompok teroris di Irak utara.
Dalam beberapa bulan terakhir, Daesh telah mengalami serangkaian kekalahan besar di Irak dan Suriah, setelah menguasai sebagian besar wilayah kedua negara tersebut sejak pertengahan 2014.
Pasukan Irak berhasil merebut kembali daerah Hawija dari organisasi teroris Daesh pada tanggal 5 Oktober 2017.