Muhammad Abdullah Azzam
25 Oktober 2018•Update: 25 Oktober 2018
Alaattin Doğru
DAKAR
Lima warga sipil tewas pada Rabu saat terjadi bentrokan antara pasukan keamanan dan kelompok bersenjata di provinsi Kivu utara, bagian timur Republik Demokratik Kongo.
Menurut laporan media setempat, penggusuran paksa di distrik Buhene, kota Goma menyebabkan keresahan dan memicu protes dari masyarakat.
Sebanyak lima warga sipil tewas dan dua lainnya menderita luka-luka dalam bentrokan antara polisi dan militan Mai-Mai yang menyelinap di antara para pengunjuk rasa.
Pemerintah provinsi mengumumkan bahwa penggusuran paksa tersebut ditunda karena insiden itu.
Komandan Angkatan Darat Provinsi Kivu Utara, Jenderal Edmond Ilunga mendatangi distrik Buhene, dan memberikan waktu 48 jam kepada anggota teroris Mai-Mai yang bersembunyi di antara warga untuk menyerahkan diri.