Ekip
10 Februari 2022•Update: 11 Februari 2022
MOGADISHU, Somalia
Sedikitnya empat orang tewas dan enam lainnya menderita luka-luka dalam serangan peluru mortir di sebuah kota di Somalia selatan pada Rabu.
Beberapa roket mortir ditembakkan ke berbagai tempat di Barawe saat pemungutan suara untuk pemilihan parlemen Somalia sedang berlangsung di kota itu, yang merupakan ibu kota Negara Bagian Barat Daya Somalia.
Satu-satunya pusat pemungutan suara Barawe juga menjadi sasaran penembakan, kata seorang petugas polisi setempat kepada Anadolu Agency melalui telepon.
Dia membenarkan bahwa tiga warga sipil dan satu personel keamanan tewas.
Kelompok teroris al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Polisi, yang meminta namanya dirahasiakan karena masalah keamanan, mengatakan kelompok teror melakukan "tindakan keji menyerang daerah pemukiman untuk menghentikan pemilu."
“Kami tidak akan terhalang. Kami akan tetap menjalankan tugas dan memberikan keamanan agar rakyat dapat menggunakan hak konstitusionalnya untuk memilih wakilnya,” tutur dia.
Barawe, bekas benteng al-Shabaab, adalah kota penting yang strategis di wilayah Shabelle Bawah Somalia, terletak sekitar 210 kilometer dari ibu kota Mogadishu.
Al-Shabaab, kelompok yang terkait dengan al-Qaeda, telah meningkatkan serangan untuk mengganggu upaya Somalia untuk menyelesaikan pemilihan parlemen secara bertahap pada 25 Februari.
Ini adalah serangan kedua kelompok teroris di Somalia pada Rabu, menyusul ledakan bom di kota pelabuhan timur laut Bosaso yang menewaskan tiga orang dan melukai beberapa lainnya.