Erric Permana
05 September 2019•Update: 06 September 2019
JAKARTA
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar di Kementerian Luar Negeri, Jakarta pada Kamis.
Ini merupakan kunjungan pertama Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar ke negara Asia Tenggara dan Jakarta.
Menurut Retno Marsudi, mereka membahas sejumlah isu kerja sama di antaranya ekonomi, pertahanan dan juga kemaritiman dalam pertemuan bilateral.
Dalam bidang pertahanan, kedua negara kata dia sepakat untuk meningkatkan kerja sama industri pertahanan masing-masing negara melalui join produksi.
Retno juga mengapresiasi India yang terus memberikan dukungan terhadap wilayah Indonesia dan konsep Indo-Pasifik yang telah diadopsi ASEAN.
Sementara itu di bidang ekonomi kata Retno, kedua negara sepakat untuk berupaya mencapai target perdagangan 50 miliar USD atau sekitar Rp 700 triliun hingga 2025 mendatang.
Retno juga menyampaikan keinginannnya agar India memberikan akses lebih banyak untuk produk Indonesia.
"Dalam pertemuan bilateral, Indonesia menyampaikan isu mengenai kelapa sawit kepada Menteri Luar Negeri India, " kata Retno di kantornya pada Kamis.
Mengenai Kerja sama di bidang maritim, Indonesia dan India telah sepakat untuk membentuk satuan tugas bersama untuk membahas konektivitas antara Pulau Andaman -Nikobar dengan Provinsi Aceh.
"Satuan tugas bersama akan melakukan pertemuan untuk pertama kali pada 12 November 2019 mendatang. Indonesia bersedia untuk bekerja sama dalam sektor infrastruktur di Pulau Andaman - Nikobar, India," kata Retno.