Burak Dağ,Zehra Nur Düz
17 Juli 2021•Update: 17 Juli 2021
ANKARA
Turki telah memberikan lebih dari 62,3 juta dosis vaksin Covid-19 sejak meluncurkan kampanye vaksinasi massal pada Januari, menurut rilis resmi pada Jumat.
Negara ini melanjutkan kampanye vaksinasi intensif untuk mengekang penyebaran virus saat semua penduduk yang berusia di atas 18 tahun dapat memilih untuk mendapatkan vaksin Sinovac dari China atau vaksin yang diproduksi oleh perusahaan Jerman BioNTech dan mitranya di AS, Pfizer.
Menurut data Kementerian Kesehatan Turki, lebih dari 38,77 juta orang telah mendapatkan dosis pertama, sementara lebih dari 19,97 juta telah menerima dosis kedua.
Sementara itu, lebih dari 1,11 juta dosis vaksin telah diberikan dalam 24 jam terakhir.
Sampai saat ini, 62,45 persen dari populasi dewasa telah menerima setidaknya satu dosis vaksin.
Kementerian itu juga mengkonfirmasi 6.918 infeksi baru dan 35 kematian terkait Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sementara sebanyak 5.084 pasien sudah sembuh.
Di tengah penurunan kasus secara nasional dan upaya vaksinasi yang dipercepat, Turki memasuki fase normalisasi baru pada 1 Juli, mencabut hampir semua pembatasan.
Namun, untuk membatasi penyebaran varian Delta, negara tersebut telah menangguhkan penerbangan dari India.
Sedangkan bagi pendatang dari Inggris, Iran, Mesir, dan Singapura wajib memiliki hasil tes negatif Covid-19 yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum penerbangan.