Muhammad Abdullah Azzam
01 April 2021•Update: 05 April 2021
Ferdi Turkten, Ozgur Alantor
ANKARA/KASTAMONU
Seorang terduga teroris Daesh/ISIS yang menjadi buronan polisi Turki ditangkap di ibu kota Ankara pada Rabu, lapor sumber keamanan.
Teroris yang diidentifikasi dengan inisial B.A. menjadi buronan yang masuk dalam Red Notice ditangkap saat menggunakan tanda pengenal palsu, kata sumber keamanan itu.
Secara terpisah, pasukan gendarmerie di provinsi Kastamonu juga menangkap tiga tersangka teroris Daesh/ISIS, termasuk dua warga negara asing.
Tim polisi anti-teror dari komando gendarmerie di provinsi itu menggerebek enam alamat untuk menangkap para tersangka teroris. Pihak keamanan juga menyita barang bukti berupa materi digital dalam penggerebekan.
Pada 2013, Turki menjadi salah satu negara pertama yang mendeklarasikan Daesh/ISIS sebagai kelompok teroris.
Negara itu juga diserang oleh kelompok teroris tersebut beberapa kali, dengan lebih dari 300 orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam setidaknya 10 insiden bom bunuh diri, tujuh serangan bom, dan empat serangan bersenjata.
Sebagai tanggapan terhadap kelompok teroris, Turki meluncurkan operasi anti-teror di dalam dan luar negeri untuk mencegah serangan lebih lanjut.