Firdevs Bulut
29 Maret 2020•Update: 30 Maret 2020
Sener Toktas
BITLIS, Turki
Satu dari tiga teroris PKK yang dinetralkan oleh pasukan keamanan di Turki tenggara dinyatakan positif terjangkit virus korona baru, kata pihak berwenang setempat, Minggu.
Sebuah keluarga dikarantina setelah ditemukan melakukan kontak dengan teroris, yang dites virus sebelum identifikasi mereka.
Virus ini diperkirakan telah menyebar di dalam kelompok teror melalui anggotanya yang berasal dari Iran.
Pejabat lokal di Bitlis mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa operasi itu juga menemukan senjata dan amunisi yang digunakan oleh kelompok teror, termasuk bom dan granat tangan.
Dalam sebuah pernyataan, kantor gubernur mengatakan: "Proses hukum mengenai masalah ini dimulai, proses identifikasi para teroris sedang berlangsung."
Pihak berwenang Turki sering menggunakan istilah "dinetralkan" untuk menyiratkan teroris yang dimaksud menyerah atau dibunuh atau ditangkap.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.
* Ditulis oleh Firdevs Bulut