Rıskı Ramadhan
27 November 2017•Update: 27 November 2017
ANKARA
Kementerian Dalam Negeri Turki menyatakan telah melancarkan sebanyak 1.645 operasi untuk melawan organisasi teroris selama 20-27 November di seluruh Turki.
Sebanyak 14 teroris berhasil dilumpuhkan dalam operasi-operasi tersebut. Dari jumlah itu, 3 orang tewas, 2 orang menyerahkan diri dan 9 lainnya ditangkap hidup-hidup.
Aparat Keamanan juga mengamankan 486 orang yang diduga membantu organisasi teroris, 133 orang yang diduga memiliki hubungan dengan Daesh, 663 yang terlibat FETO/PDY dan 9 orang yang terlibat organisasi teroris kiri.
Dalam operasi yang sama, pasukan keamanan menghancurkan 34 tempat persembunyian teroris serta mengamankan 17 bom buatan dan ranjau yang tersebar di Provinsi Bingol, Diyarbakir, Hakkari, Mardin, Tunceli dan Bitlis.
Pasukan Keamanan juga menyita 3,3 ton bahan peledak, 19 granat, 45 pucuk senjata dan 11.929 butir amunisi berbagai jenis.
Sementara itu, polisi juga telah memulai proses hukum terhadap 25 orang yang teridentifikasi dari 557 akun media sosial yang melakukan propaganda dan memuja organisasi teror separatis, menghina pejabat negara, memprovokasi rakyat dan membahayakan kesatuan negara.