Mehtap Yılmaz
04 Februari 2018•Update: 05 Februari 2018
Mehtap Yilmaz
ANKARA
Dewan Ilmu Pengetahuan dan Riset Teknologi Turki (TUBITAK) dan Global Environment Fund (GEF) akan memberikan dukungan dana kepada para pengusaha yang melakukan inovasi dalam clean technology, ujar kepala dewan TUBITAK.
Presiden TUBITAK Prof. Ahemt Arif Ergin berkata kepada Anadolu Agency, "Pengusaha yang berhasil menerapkan Program Clean Technology akan diberikan dana bantuan sebesar USD3 juta dari GEF dan TUBITAK."
Program ini digelar oleh United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) di bawah dukungan finansial dari Global Clean Innovation Programme (GCIP), yang diadakan oleh TUBITAK sejak 2014 di Turki, ujar dia.
Dalam program ini, inovasi untuk teknologi bersih dikampanyekan, dengan cara mendukung usaha kecil dan menengah, juga startup yang melakukan efisiensi energi dan air, energi yang terbarukan, manajemen sampah, gedung hijau dan lapangan transportasi, ujar dia.
Menurut UNIDO, GCIP "mempromosikan inovasi dan ekosistem entrepreneur dengan mengidentifikasi dan membina inovator clean-tech".
Ergin menambahkan, fase pertama program ini sudah selesai dan para pengusaha telah menerima dukungan dalam bentuk edukasi dan pembinaan.
"Lebih dari 100 startup di sektor energi dan lingkungan telah diberikan pendidikan," tambah dia.
Dia berkata kompetisi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran tentang program ini.
"Ide yang masuk tiga besar akan diberi imbalan dana dan para pemenang akan mewakili Turki di Global Forum 2018 di Los Angeles dan California," ujar dia.
Dia berkata undangan untuk fase kedua program ini, yang akan menyediakan dana USD 3 juta tersebut, akan dimulai tahun depan.
TUBITAK -- yang didirikan pada 1963 -- adalah lembaga terkemuka untuk manajemen, pendaanaan dan riset di Turki.
"GEF adalah pengelola dana ekuitas swasta yang fokus pada produktivitas investasi secara global," menurut keterangan dalam laman resminya.