Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 Mei 2019•Update: 03 Mei 2019
Vakkas Dogantekin
ANKARA
Kementerian Dalam Negeri Turki, pada Rabu, mengatakan langkah-langkah keamanan Turki terhadap migrasi ilegal telah menghasilkan hasil positif.
Migran yang ingin menyeberang ke Eropa merasa semakin sulit menggunakan Turki sebagai rute transit.
Menurut data dari Direktorat Jenderal Manajemen Migrasi Turki, jumlah migran gelap yang menyeberang ke Eropa melalui perairan dan jalur darat Turki turun 17,6 persen menjadi 6.864 migran dalam empat bulan pertama 2019 dibandingkan dengan 8.332 migran pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Data menunjukkan bahwa total 79.002 migran gelap yang terdiri dari 32.942 warga Afghanistan, 11.691 warga Pakistan, 6.432 warga Suriah dan penduduk asli lainnya ditahan pada 1 Januari hingga 25 April.
Jumlah migran asal Afghanistan yang transit di Turki menuju Eropa turun 14 persen dan migran asal Suriah turun 55 persen.
Sementara itu, jumlah migran asal Afghanistan yang dideportasi meningkat 70 persen, Pakistan 79 persen, sedangkan migran dari negara lainnya naik 34 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.