Muhammad Abdullah Azzam
13 Februari 2021•Update: 13 Februari 2021
Goksel Yildirim
ANKARA
Turkish Aerospace Industries (TAI) akan menjadi perusahaan Turki yang melakukan ekspor pertama peralatan luar angkasa, kata Direktorat Industri Pertahanan Turki (SSB) pada Jumat.
GSATCOM Space Technologies, anak perusahaan TAI, akan mengekspor satelit dengan throughput tinggi (HTS) ke perusahaan telekomunikasi nasional Argentina ARSAT, kata SSB dalam sebuah pernyataan.
GSATCOM, yang didirikan oleh TAI dan perusahaan INVAP yang berbasis di Argentina sebagai perusahaan patungan di ibu kota Turki, Ankara, meluncurkan program untuk produksi satelit komunikasi generasi baru pada 2019, kata pernyataan itu.
“Dengan lisensi GSATCOM, produksi satelit komunikasi ARSAT-SG1, yang dikembangkan dalam tiga tahun oleh TAI, GSATCOM dan insinyur INVAP, akan selesai pada 2024,” tambah mereka.
Satelit, yang memiliki sistem penggerak listrik penuh dan kapasitas keluaran melebihi 50 Gbps di Ka-Band, akan digunakan untuk transfer data sipil dan diharapkan menjadi salah satu rekan di atas di dunia, kata SSB.
Menyambut proyek tersebut, Ismail Demir, kepala SSB, mengatakan industri pertahanan Turki dengan cepat memperluas kemampuannya di luar negeri.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada semua teknisi kami yang akan berkontribusi pada pengembangan satelit yang akan dikirim ke Argentina pada 2024 di bawah proyek ini, yang akan menjadi ekspor pertama negara kami di bidang luar angkasa,” tukas dia.