Rıskı Ramadhan
06 Desember 2017•Update: 07 Desember 2017
Tunahan Akgün
KAYSERI
Seorang pensiunan guru di kota Kayseri, Turki, mengubah kediamannya menjadi perpustakaan pribadi dengan koleksi puluhan ribu buku.
Adalah Dursun Cicek, pensiunan guru berumur 54 tahun, yang terinspirasi oleh kakak kandungnya yang gemar membaca buku ketika Cicek duduk di bangku sekolah dasar.
Sejak saat itu, Cicek mulai menghabiskan semua uang yang dia dapat untuk membeli buku, hingga memiliki sekitar 43 ribu koleksi buku saat ini.
Hampir di setiap sudut di rumah Cicek, kecuali dapur dan kamar mandi, penuh dengan buku. Karena kesulitan menyimpan buku-bukunya, Cicek mendonasikan sekitar 13 ribu dari koleksi bukunya untuk orang-orang sekitar.
Saat ini, Cicek menyimpan koleksi sekitar 30 ribu buku di rumahnya.
Kepada reporter Anadolu Agency, Cicek menceritakan saat lulus dari sekolah menengah atas, dia memiliki 747 buku.
“Saya mendapat tamparan pertama dari ayah juga karena buku. Saat tidak memiliki uang untuk membeli buku, saya mengambil uang dari toko kelontong milik keluarga,” kenang Cicek.
Namun, kata Cicek, setelah tertangkap merogoh uang dari toko, sang ayah mengajarkan cara membeli buku dengan cara yang benar. Sejak itu, dia mulai bekerja saat berusia 13 tahun agar bisa membeli buku sendiri.
“Saat mulai kuliah, saya juga selalu berada di tempat-tempat yang berbau buku,” kata dia.
Ketika duduk di bangku kelas empat sekolah dasar, Cicek membaca rata-rata 150 halaman setiap harinya. Saat ini, dia membaca rata-rata 250 halaman buku per hari.
Cicek mengatakan, rumah tangganya juga harus berakhir karena masalah penempatan buku yang terlalu banyak di rumah.
"Tidak mudah bagi seorang wanita untuk tinggal di rumah yang penuh dengan buku, sekarang saya sudah pindah ke rumah yang lain dan hidup dengan buku-buku saya,” kata dia.
Bagi Cicek, buku bukan hanya sekedar halaman-halaman namun juga merupakan sahabat.
Cicek juga mengaku selalu menghadiahkan buku bagi tamu yang datang ke rumahnya.