Muhammad Abdullah Azzam
12 Juni 2020•Update: 12 Juni 2020
Erdogan Cagatay Zontur, Firdevs Bulut
ANKARA
Turki pada Kamis mengonfirmasi lebih dari 1.000 pasien Covid-19 yang pulih dalam sehari di saat negara itu terus melonggarkan langkah antispasi melawan pandemi, ungkap menteri kesehatan Turki.
Jumlah total pasien yang pulih dari penyakit itu mencapai 147.860 setelah 1.021 pasien dipulangkan dari rumah sakit dalam satu hari terakhir, kata Fahrettin Koca via Twitter.
"Total tes kami telah mencapai 2,5 juta, 85 persen dari jumlah kasus telah pulih hingga sekarang. Jumlah pasien yang pulih hari ini hampir sama dengan kasus baru hari ini,” tutur dia.
"Jangan mengabaikan tindakan antisipasi dengan berpikir 'virus telah melambat'," kata dia memperingatkan bahwa ancaman pandemi belum berlalu.
Angka kematian akibat virus di Turki bertambah jadi 4.763 jiwa setelah negara itu melaporkan 17 kematian baru.
Para tenaga medis melakukan 49.190 tes virus korona dalam 24 jam terakhir, meningkatkan jumlah tes secara keseluruhan menjadi lebih dari 2,5 juta.
Menurut hasil tes, jumlah total kasus Covid-19 secara nasional mencapai 174.023 dengan penambahan 987 infeksi baru pada Kamis.
Sejak pertama kali muncul di China Desember lalu, Covid-19 menyebar sedikitnya ke 188 negara dan wilayah.
Amerika Serikat (AS), Brasil, Rusia, dan beberapa negara Eropa saat ini merupakan negara paling terdampak di dunia.
Pandemi ini telah menewaskan lebih dari 418.000 orang di seluruh dunia, dengan lebih dari 7,42 juta kasus yang dikonfirmasi dan hampir 3,5 juta pasien telah pulih, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins di AS.