Muhammad Abdullah Azzam
01 Januari 2021•Update: 02 Januari 2021
Necat Hazar
VAN, Turki (AA) – Banyak anggota teroris yang berusaha mencari kesempatan untuk melarikan diri dari dalam kelompok teroris PKK, demikian pengakuan seorang teroris perempuan yang menyerahkan diri kepada pasukan Turki.
"Banyak anggota kelompok [teroris PKK] mencari kesempatan untuk melarikan diri," kata Gubernur Van mengutip ungkapan dari seorang teroris, yang melarikan diri dari kelompok itu awal pekan ini.
Perempuan itu telah bergabung dengan kelompok teroris itu pada 2012 dan aktif di wilayah Metina dan Haftanin Irak hingga 2014, di Suriah antara 2014-2017, dan di wilayah Gara-Penjwen-Asos Irak antara 2017-2020.
Dia telah bertemu dengan saudara perempuan dan kerabatnya di Komando Gendarmerie di distrik Edremit di provinsi Turki timur, dan mengatakan upaya dia melarikan diri dari kelompok teror adalah keputusan paling penting dalam hidupnya.
Menyuarakan penyesalannya karena bergabung dengan barisan teroris, dia mengatakan mereka hidup dalam kondisi yang sangat sulit. Mereka mengalami masalah besar.
“Itulah sebabnya kelompok teror itu mulai bubar,” sebut dia.
Jumlah teroris yang menyerah tahun ini melalui upaya pembujukan yang dilakukan oleh polisi dan pasukan gendarmerie mencapai 243 orang, menurut data Kementerian Dalam Negeri.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan UE - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.