Merve Berker
05 Juli 2022•Update: 06 Juli 2022
ANKARA
Dua tentara Turki tewas di Irak utara di mana tentara melancarkan operasi militer untuk membersihkan daerah itu dari unsur-unsur teror, kata Kementerian Pertahanan Turki pada Senin.
Spesialis Infanteri Sersan Serhat Bal tewas setelah teroris PKK melepaskan tembakan di zona Operasi Cakar Kunci, menurut kementerian tersebut.
Prajurit lainnya, spesialis infanteri lainnya, Sersan Enes Ozgul meninggal pada Senin karena luka-luka akibat tembakan teroris PKK pada 21 Juni di zona operasi, lanjut kementerian itu.
Kemhan Turki menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Bal dan Ozgul serta Angkatan Bersenjata dan bangsa Turki.
Turki meluncurkan Operasi Cakar Kunci pada April untuk menargetkan tempat persembunyian organisasi teror PKK di wilayah utara Metina, Zap, dan Avasin-Basyan di dekat perbatasan Turki.
Sementara itu, dua teroris PKK/YPG, yang melepaskan tembakan ke tentara Turki, juga “dinetralkan” oleh pasukan keamanan Turki di zona Operasi Perisai Eufrat di Suriah utara.
Otoritas Turki menggunakan istilah "menetralisir" untuk menyiratkan teroris yang bersangkutan menyerah atau dibunuh atau ditangkap.
Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan UE – bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.
YPG adalah cabang kelompok teror PKK di Suriah.