Regional

Vietnam dan Singapura konfirmasi penderita virus Wuhan

Semua penderita pernah mengunjungi Wuhan

Muhammad Nazarudın Latıef   | 24.01.2020
Vietnam dan Singapura konfirmasi penderita virus Wuhan  Ilustrasi. (Foto file-Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA 

Singapura dan Vietnam mengkonfirmasi kasus virus korona di negara mereka.

Vietnam mengumumkan bahwa seorang laki-laki dan anaknya dirawat di rumah sakit dan positif terkena virus tersebut, menurut The Hill, Jumat.

Pasien tersebut bernama Li Ding, 66 yang penah mengunjungi Wuhan dan bertemu dengan anaknya Li Zichao, 28.

Departemen Kesehatan Singapura mengumumkan sejauh ini telah menemukan tiga orang positif terinfeksi virus korona.

Ketiga penderita itu telah mengunjungi Wuhan, China dan mengeluhkan sakit setelah pulang dari perjalanan mereka, menurut Channel News Asia.

Vietnam juga mengkonfirmasi penularan virus tersebut dari manusia ke manusia.

Sang anak diketahui menderita gejala yang sama tiga hari setelah ayahnya terjangkit, ujar Kepala Unit Penyakiy Tropis Rumah Sakit Cho Ray di Ho Chi Minh, Nguyen Ngoc Sang.

"Putranya telah tertular virus dari ayah," kata dokter tersebut.

Sedangkan pasien pertama di Singapura adalah pria asal Wuhan berusia 66 tahun yang datang bersama keluarganya dari Guangzhou.

Dia mendapatkan perawatan dan isolasi di Singapore General Hospital dan dalam kondisi stabil.

Kasus kedua adalah seorang wanita berusia 53 tahun. Setelah berkunjung ke Wuhan dia mengalami demam, batuk dan kedinginan. Wanita itu kemudian dinyatakan positif terkena virus.

Kasus berikutnya adalah anak dari penderita pertama.

Hingga Jumat, China melaporkan bahwa jumlah orang yang terinfeksi melebihi 800, dan 25 di antaranya meninggal.

Komisi Kesehatan Nasional mengatakan telah memeriksa 1.072 kasus diduga berasal dari virus korona yang muncul pertama di Wuhan.

China sudah mengkarantina 20 juta orang di seluruh Wuhan dan beberapa kota terdekat serta mengumumkan langkah-langkah untuk menghentikan penyebarannya.

Virus ini menyebabkan sakit yang mirip dengan flu atau pilek namun bisa menyebabkan kematian.

Virus ini telah menyebar ke Beijing, Shanghai dan Chongqing, serta provinsi di timur laut, tengah dan selatan.

Kasus yang dikonfirmasi juga dilaporkan terjadi di Hong Kong, Jepang, Makau, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Amerika Serikat.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın