JAKARTA
Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha telah mengantongi sejumlah nama yang akan mengisi kekosongan di kabinet, setelah enam menteri mengundurkan diri beberapa waktu lalu.
Prayut mengatakan setelah kualifikasi rampung diperiksa, mereka akan menemui Yang Mulia Raja untuk disahkan dan pelantikan akan dilakukan kemudian.
“Yakinlah bahwa saya akan melakukan ini sesegera mungkin,” ujar Prayut, kutip the Bangkok Post.
Meski begitu, Prayut masih enggan untuk menyebutkan nama-nama itu.
Termasuk apakah jabatan menteri energi jatuh pada kader Partai Pracharath Palang (PPRP), sesuai kuota partai atau perdana menteri.
Prayut mengatakan tidak mempermasalahkan gesekan dengan partai yang berkuasa itu dan mengaku telah berbicara dengan Jenderal Prawit Wongsuwon, pemimpin PPRP.
“Setiap orang memiliki hak untuk berbicara tetapi saya yang membuat keputusan, berdasarkan saling pengertian,” kata dia.
Pekan lalu, empat pemimpin kementerian mengundurkan diri.
Mereka adalah Wakil Perdana Menteri Somkid Jatusripitak, Menteri Keuangan Uttama Savanayana, Menteri Energi Sontirat Sontijirawong dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Inovasi Suvit Maesincee.
Keempatnya mengundurkan diri bersama wakil sekretaris jenderal perdana menteri Kobsak Pootrakul, dengan alasan agar Prayut lebih mudah merombak kabinet.
Pada Senin, petinggi Partai Pattana Tewan Liptapanlop menyusul, dia mengundurkan diri dari posisi menteri kantor PM.
Sedang MR Chatu Mongol Sonakul mengundurkan diri dari posisi menteri tenaga kerja.
Sumber pemerintah menyebutkan menteri baru itu di antaranya adalah Predee Daochai, Wakil Presiden Kasikornbank dan Ketua Asosiasi Bankir Thailand, yang akan menjadi wakil perdana menteri sekaligus menteri keuangan.
Sumber itu menambahkan bahwa Prayut menolak usulan sederet calon yang diajukan PPRP pada Selasa lalu.
news_share_descriptionsubscription_contact
