Pizaro Gozali Idrus
04 Maret 2021•Update: 05 Maret 2021
JAKARTA
Perdana Menteri Kamboja Hu Sen pada Kamis menjalani vaksinasi Covid-19 melalui fasilitas COVAX WHO di Phnom Penh.
Hun Sen melakukan suntikan vaksin AstraZeneca di Rumah Sakit Calmette dalam kegiatan yang disiarkan langsung akun Facebook resminya.
Vaksinasi ini dilakukan saat Kamboja berjuang untuk memadamkan lonjakan baru Covid-19 yang melanda Sihanoukville, kota tempat pelabuhan utama negara itu dan investasi serta proyek besar konstruksi China.
Kamboja melaporkan 31 kasus virus baru pada Kamis, sehingga total kasus mencapai 909 sejak pandemi dimulai.
Wabah terbaru telah dilacak pada seorang warga asing yang melanggar karantina hotel pada 4 Februari dan pergi ke klub malam.
Hal itu menyebabkan banyak infeksi dan membuat pemerintah pada 20 Februari mengumumkan penutupan dua minggu semua sekolah umum, bioskop, bar, dan area hiburan di Phnom Penh.
Pemerintah Kamboja pada Selasa malam menerima 324.000 vaksin Covid-19 AstraZenecca di Bandara Internasional Phnom Penh.
Dosis diberikan melalui Fasilitas COVAX atau aliansi vaksin global yang bertujuan memberikan akses vaksin Covid-19 ke negara-negara di seluruh dunia.
Menurut Hun Sen, COVAX akan memberikan vaksin untuk 20 persen dari total populasi Kamboja yang berjumlah 16 juta orang.
Sebanyak 324.000 dosis AstraZeneca ini adalah batch pertama dari 1.104.000 dosis vaksin AstraZeneca buatan India yang harus diterima Kamboja pada paruh pertama tahun 2021, sebagai bantuan utama yang diberikan oleh COVAX Center.