Hayatı Nupus
10 Februari 2020•Update: 10 Februari 2020
JAKARTA
Virus korona tipe baru bersarang pada seorang warga Malaysia yang baru saja kembali dari China, sehingga menambah jumlah kasus di negara itu menjadi 18.
Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan seorang laki-laki dengan 31 tahun yang bekerja di Makau, China, itu mulai batuk pada 3 Februari.
Pada 4 dan 6 Februari dia berobat di klinik namun belum juga sembuh.
Pada 7 Februari, dia berobat ke klinik lain dan dirujuk ke Rumah Sakit Banting.
“Pemeriksaan menyimpulkan bahwa dia menderita pneumonia, kemudian dirawat ke rumah sakit,” ujar Hisham, seperti dikutip The Star Malaysia hari ini.
Hisham mengatakan pemeriksaan lebih lanjut menyimpulkan bahwa pasien itu menderita ISPA dan membutuhkan perawatan intensif.
“Dia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Sungai Buloh dan dinyatakan positif untuk 2019-nCoV pada hari Minggu [9 Februari],” kata Hisham.
Dunia sedang dikepung wabah virus korona tipe baru, dengan pusat epidemi di Wuhan, Provinsi Hubei, China.
Sejak 23 Januari, China mengisolasi Wuhan dan kota-kota lainnya di Provinsi Hubei setelah virus korona baru merenggut lebih banyak nyawa.
Lembaga riset The Center for Systems Science and Engineering (CSSE) John Hopkins University mencatat virus itu menewaskan 910 orang, dengan 40.540 kasus, pada hari ini.
Sementara pasien yang kini dinyatakan sembuh berjumlah 3.383 orang.