Hayati Nupus
17 April 2019•Update: 18 April 2019
Hayati Nupus
JAKARTA
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengimbau agar pendukungnya tidak terprovokasi atas kejadian yang merugikan kubunya.
Prabowo mengklaim ada banyak kejadian merugikan kubu 02, seperti surat suara tidak sampai, banyak pendukungnya tidak memperoleh undangan, sejumlah surat suara sudah tercoblos, dan hasil hitung cepat lembaga survei yang menyebutkan kandidat nomor urut 01 unggul.
“Jangan terpancing, tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan anarkis,” ujar Prabowo, Rabu, di posko Kertanegara, Jakarta.
Prabowo mengimbau agar pendukungnya tetap mengawal kemenangan dengan menjaga kotak suara di TPS.
“Amankan TPS, kotak suara, jangan lengah, karena itu kunci kemenangan kita,” ujar dia.
Prabowo menyebutkan exit poll Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) yang dilakukan di 5.475 TPS di 34 provinsi menyimpulkan kubunya unggul 55,4 persen, sementara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin 42,8 persen.
Sementara itu hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menyimpulkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin lebih unggul.
Hingga pukul 17.12 WIB, hasil hitung cepat Indo Barometer menyatakan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dengan perolehan 53,55 persen sedang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 46,45 persen.
Lembaga survei Charta Politika pada saat yang sama menyimpulkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dengan perolehan 54,28 persen sedang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 45,72 persen.
Begitu pula Litbang Kompas, dengan 73,3 persen sampel masuk, Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dengan perolehan 54,10 persen sedang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 45,90 persen.