Nasional

Menaker siapkan program perlindungan pekerja yang kehilangan pekerjaan

Hanif belum menyampaikan wacana tersebut kepada Presiden Joko Widodo karena masih menunggu respon dari para pekerja dan pengusaha

Erric Permana   | 14.08.2019
Menaker siapkan program perlindungan pekerja yang kehilangan pekerjaan Ilustrasi. (Foto file-Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Erric Permana

JAKARTA

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mewacanakan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Jaminan Pelatihan dan Sertifikasi (JPS).

Hanif Dhakiri menjelaskan program jaminan sosial baru tersebut nantinya akan memberikan perlindungan dalam kurun waktu tertentu kepada pekerja yang kehilangan pekerjaan.

"Misalnya katakanlah dalam kurun waktu 6 bulan [pekerja] dicover oleh JKP, berarti tiap bulan [pekerja] dapat, dapatnya berapa tergantung iurannya berapa dan segala macamnya bisa disimulasikan," ujar Hanif, di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu.

Hanif mengaku belum menyampaikan wacana tersebut kepada Presiden Joko Widodo karena masih menunggu respon dari para pekerja dan pengusaha.

"Nanti akan kelihatan, mungkin ada pro kontra dulu," tambah dia.

Menurut Hanif, kebijakan tersebut sangat diperlukan karena kondisi pekerjaan yang terus berubah di era saat ini.

"Karena perkembangan teknologi akhirnya pekerjaan berubah. Ketika pekerjaan berubah, skill menjadi berubah sehingga pekerjaan orang tidak ada yang aman," tambah dia.

Dia menyebut negara lain seperti Malaysia telah menerapkan program serupa.

"Kita ini agak ketinggalan soal ini, makannya ini saya wacanakan dulu," jelas dia.

Mengenai permasalahan teknis, Hanif mengatakan masih dalam kajian karena menunggu respon dari semua pihak.

"Kalau iuran termasuk isu siapa yang bayar iuran apakah ditanggung pengusaha sama pekerja? Apakah pengusaha saja? kalau misalnya ditanggung berdua berapa besarannya?" kata Hanif.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.