Erric Permana
02 Oktober 2019•Update: 03 Oktober 2019
JAKARTA
Pada Rabu 2 Oktober 2019, Indonesia merayakan Hari Batik Nasional.
Hari Batik Nasional ini untuk merayakan batik sebagai salah satu warisan kebudayaan dunia yang ditetapkan oleh Organisasi Pendidikan dan Kebudayaan PBB (Unesco) pada 2 Oktober 2009 lalu.
Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan batik tidak hanya menjadi salah satu jenis pakaian tetapi menjadi identitas dan ciri Indonesia yang dikenal dunia.
Bahkan hampir seluruh pemimpin besar dunia sudah pernah memakai baju batik dan mereka bangga memakai baju batik.
“Kita harus bangga memakai baju batik dan daerah-daerah sekarang ini sudah mengembangkan baju batik dengan pola, dengan tipe, dengan corak yang beraneka ragam, dan ini tetap harus dirawat, tetap harus ditumbuhkan dan tetap harus menjadi kebanggaan bangsa Indonesia,” kata Pramono Anung, seperti yang dilansir pada laman Sekretariat Kabinet
Pramono Anung menolak anggapan bahwa batik merupakan budaya orang tua dan bukan bidaya kekinian.Dia menilai anggapan itu sudah sangat berubah.
Tahun ini, Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Batik Nasional di Boyolali, Jawa Tengah.