JAKARTA
Sebanyak empat bandara akan melakukan uji coba layanan Genose C19 untuk mendeteksi Covid-19 bagi penumpang yang akan mengikuti penerbangan.
Ketua tim pengembang Genose C19 Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Kuwat Triyono mengatakan tiga bandara yang menggunakan alat deteksi tersebut adalah Bandara Yogyakarta International Airport, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Mahmud Badarudin Palembang dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.
“Layanan Genose C-19 ini resmi akan diberlakukan mulai 1 April mendatang,” ujar dia dalam siaran pers, Selasa.
Menurut dia uji coba layanan pemeriksaan Genose C19 di bandara ini, tidak berbeda dengan layanan pemeriksaan di stasiun kereta.
Namun saat ini pihaknya sedang menunggu alur pemeriksaan bagi penumpang di bandara dari Kementerian Perhubungan dan Satgas Covid-19.
Setiap bandara, kata dia minimal bisa menggunakan sekitar 8-10 unit Genose.
Dengan kapasitas Genose yang bisa memeriksa sekitar 250 orang, maka bisa memeriksa sekitar 2.500 orang dalam sehari, ujar dia.
Hingga kini, UGM sudah memproduksi sekitar 3.000 unit Genose, dan mendapat pesanan sebanyak 50 ribu unit hingga Agustus mendatang.
Namun UGM hingga kini hanya bisa memproduksi sebanyak 15 ribu unit per bulan.
“Lembaga pendidikan, sekolah, kantor hingga perhotelan memesan Genose,” ujar dia.
Menurut dia, kemampuan Genose sebagai alat yang dihasilkan saat pandemi Covid-19 terus dikembangkan apalagi alat itu mengandalkan kecerdasan buatan (AI).
“Kita akan kembangkan kemampuan alat tersebut agar juga bisa mendeteksi virus yang mengalami mutasi,” ujar dia.
Genose adalah alat buatan UGM yang diklaim memiliki sensitivitas membaca tanda positif Covid-19 hingga 92 persen, kemudian specificity membaca tanda negatif hingga 94 persen.
Alat ini membutuhkan waktu kurang dari 5 menit untuk mengetahui hasilnya dan lebih murah dibandingkan alat deteksi lain seperti tes cepat antigen.
Alat ini bekerja dengan cara mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena infeksi Covid-19 melalui embusan napas ke dalam kantong khusus.
Pola dari VOC tersebut kemudian diidentifikasi melalui sensor-sensor yang datanya diolah dengan bantuan kecerdasan buatan.
Hasil dari Genose dapat diketahui melalui aplikasi yang menggunakan sistem cloud computing sehingga hasil diagnosis didapat secara real time.
news_share_descriptionsubscription_contact
