Rhany Chairunissa Rufinaldo
16 Agustus 2018•Update: 17 Agustus 2018
Tevfik Durul
ANKARA
Lebih dari 400 ribu turis Tiongkok akan mengunjungi Turki pada 2018, kata Duta Besar Turki untuk Beijing Abdulkadir Emin Onen, Rabu.
Jumlah turis Tiongkok yang telah mengunjungi Turki dalam empat bulan pertama 2018 naik 97 persen dari tahun lalu, kata Onen kepada Anadolu Agency.
Dia mengatakan bahwa jumlah perusahaan Tiongkok di Turki melebihi 1.000, termasuk bank-bank besar seperti Bank of China dan Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), serta raksasa teknologi Huawei.
Tiongkok sedang melakukan investasi penting skala besar, dari Balkan ke Afrika, ke Timur Tengah, Turki memiliki peluang besar untuk bekerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak, menurut utusan itu.
“Kami telah mengambil tindakan untuk menciptakan zona khusus di beberapa provinsi Turki untuk investor yang datang dari Tiongkok. Sebagai contoh, kami menempatkan zona industri teratur di mana hanya pengusaha Tiongkok yang melakukan investasi,” tambah Onen.
Dia juga meminta investor Turki untuk secara aktif berpartisipasi dalam pameran impor di Shanghai yang diharapkan akan berlangsung pada bulan November.
“Saya menyerukan kepada pengusaha Turki untuk pergi ke Tiongkok, untuk melokalkan diri di sana, menjadi permanen. Periode mendatang akan menjadi era kemakmuran bagi Tiongkok,” tambah dia.
Onen mengatakan dia ingin agar Institut Yunus Emre (YEE) Turki dibuka di Beijing pada 2018 sebagai bagian dari perjanjian pertukaran budaya.
Sejak didirikan pada 2009, Institut Yunus Emre telah mengajarkan bahasa Turki kepada lebih dari 99 ribu orang di 45 negara.
Diadopsi dari nama penyair berpengaruh Yunus Emre, lembaga ini sekarang memiliki hampir 50 pusat kebudayaaan di seluruh dunia, menawarkan program artistik, sosial dan ilmiah.