18 Januari 2018•Update: 19 Januari 2018
Sevgi Ceren Gökkoyun
ANKARA
Otoritas telekomunikasi Turki pada Rabu menyatakan bahwa Wikipedia masih menerbitkan "konten ilegal" dan menyangkal bahwa ensiklopedia online tersebut telah menghapus beberapa artikel yang dianggap kontroversial oleh pemerintah Turki.
Otoritas Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICTA) merilis pernyataan tersebut menyusul pernyataan seorang pejabat Wikipedia yang mengklaim bahwa larangan ensiklopedia online itu masih terus berlanjut di Turki "meski artikel tersebut telah diubah".
Direktur Eksekutif Wikimedia Foundation Katherine Maher kepada sebuah surat kabar Turki pada Rabu mengatakan bahwa Wikipedia "masih belum tahu pasti" mengapa situs tersebut tetap diblokir di Turki.
"Pihak berwenang Turki mungkin tidak memeriksa versi terbaru dari konten ini," kata Maher.
Namun, Wikipedia terlihat bersikeras untuk memiliki konten ilegal yang telah dilaporkan ke pihak berwenang, menurut pernyataan ICTA.
"Terlihat bahwa artikel [di Wikipedia] dibagi untuk memberi arahan yang salah pada publik dan menciptakan persepsi yang salah," kata otoritas tersebut.
Dalam pernyataan yang sama juga disebutkan bahwa Turki dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencabut blokir situs tersebut hanya setelah "konten yang memfitnah" dihapus.
Wikipedia diblokir pada 29 April tahun lalu karena artikel dan komentarnya yang mengaitkan Turki dengan berbagai kelompok teroris, menurut Kementerian Komunikasi.
Otoritas telekomunikasi --yang diminta untuk melakukan tindakan seperti tersebut ke pengadilan dalam waktu 24 jam-- membuat keputusan ini dengan mengutip sebuah undang-undang, yang memungkinkannya untuk melarang akses ke situs-situs yang dianggap sebagai ancaman bagi keamanan nasional. Sehari kemudian, pengadilan Ankara memutuskan untuk melarang Wikipedia.