Ekip
10 Maret 2018•Update: 11 Maret 2018
Muhammed Boztepe
ANKARA
Sudah 3,195 anggota kelompok teror PKK/PYD yang dilumpuhkan sejak Turki memulai Operasi Ranting Zaitun di Afrin Suriah, kata Kepala Staf Umum.
Otoritas Turki selalu mengunakan kata "dinetralisir" dalam statemen mereka untuk mengimplikasi bahwa teroris-teroris tersebut kemungkinan menyerah, terbunuh atau ditangkap.
Turki melancarkan Operasi Ranting Zaitun sejak 20 Januari lalu untuk membersihkan teroris YPG/PKK dan Daesh dari Afrin, kawasan Utara Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.
Afrin menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK ketika rezim Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut kepada kelompok teror tanpa pertempuran pada Juli 2012 silam.