Hulya Corakci Ertan dan Handan Kazanci
17 Juni 2018•Update: 18 Juni 2018
Hulya Corakci Ertan dan Handan Kazanci
ISTANBUL
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim pada Sabtu mengisyaratkan bahwa rumah ibadah Alevi akan diberikan status hukum di Turki.
"Kami telah memutuskan untuk memberikan status rumah [budaya] ibadah Alevi dan Irfan," kata Yildirim dalam pidatonya kepada para pemimpin opini Alevi di Istanbul.
Alevis telah lama mendesak pemerintah Turki untuk memberikan status resmi ke rumah ibadah mereka.
Jumlah tepat dari populasi Alevi di Turki belum diketahui, tetapi mereka merupakan komunitas agama terbesar kedua di negara itu setelah Muslim Sunni.
Yildirim juga mengatakan Turki harus menghadapi sejarahnya soal pembantaian tahun 1938 di provinsi Tunceli timur, yang kemudian disebut Dersim.
“1938 Dersim adalah luka besar. Saya katakan ini sangat terbuka, negara ini harus menghadapi [insiden] Dersim,” kata Yildirim.
Lebih dari 14.000 warga sipil, yang mayoritas berasal dari komunitas agama Alevi, tewas dalam serangan militer di provinsi Dersim setelah pemberontakan terhadap kebijakan pemerintah soal penempatan kembali.