Nani Afrida
30 Agustus 2018•Update: 31 Agustus 2018
Sarp Ozer
ANKARA
Peta jalan (roadmap) Manbij di Suriah "mengalami kemajuan", kata Menteri Pertahanan Hulusi Akar pada Kamis.
Berbicara pada upacara di markas Staf Jenderal Turki di ibukota Ankara, Akar mengatakan: "Peta jalan Manbij bergerak maju meskipun agak perlahan. Kami terus-menerus mengingatkan rekan-rekan kami tentang perlunya penarikan YPG / PKK dari daerah tersebut."
Kesepakatan Manbij antara Turki dan Amerika Serikat (AS) berfokus pada penarikan kelompok teror YPG yang berafiliasi dengan PKK dari kota itu untuk menstabilkan kawasan.
Sebelumnya dilaporkan bahwa Turki dan AS akan memulai "patroli bersama" di kawsan Manbij untuk menstabilkan kawasan tersebut dibawah sebuah peta jalan yang berfokus pada penarikan kelompok YPG yang berafiliasi dengan PKK.
Sementara itu terkait situasi di Idlib Suriah, Akar mengatakan: "Turki berusaha untuk memastikan keamanan, mencegah serangan, memberikan bantuan kepada hampir 3,5-4 juta orang di Idlib Suriah tanpa melanggar perjanjian gencatan senjata."
Terletak di dekat perbatasan Turki, Idlib pada bulan Mei ditetapkan sebagai zona de-eskalasi dimana tindakan agresi secara tegas dilarang sebagai bagian dari proses Astana yang sedang berlangsung.
Meski demikian, selama dua bulan terakhir, zona de-eskalasi Idlib telah menjadi sasaran serangan udara sengit tertentu oleh Rusia dan pasukan rezim Assad.