Astudestra Ajengrastrı
26 Juli 2018•Update: 27 Juli 2018
Muhammet Emin Avundukluoglu
ANKARA
Parlemen Turki pada Kamis meratifikasi peraturan yang membolehkan warga negara Turki mengurangi masa wajib militer mereka dengan menggantikannya dengan sejumlah uang.
Undang-undang ini didukung oleh anggota parlemen dari partai berkuasa, Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) dan Partai Gerakan Nasionalis (MHP).
UU ini mengizinkan warga negara Turki untuk menyelesaikan masa wajib militer dalam waktu 21 hari, alih-alih 5,5 atau 12 bulan bila mereka lulusan universitas, dengan membayar sejumlah uang kepada pemerintah sebagai gantinya.
Menurut UU ini, warga yang lahir sebelum 1 Januari 1994 diwajibkan menyelesaikan 21 hari wajib militer jika mereka membayar 15.000 lira Turki (USD3.141).
UU ini akan diserahkan kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk ditandatangani dan diterbitkan secara resmi.
Parlemen dijadwalkan reses musim panas hingga 1 Oktober.