Rhany Chairunissa Rufinaldo
05 Oktober 2018•Update: 06 Oktober 2018
Yusuf Kaya
BRUSSELS
Semua teroris harus bertanggung jawab atas pertumpahan darah yang mereka sebabkan, kata Menteri Pertahanan Nasional Turki Hulusi Akar pada Kamis.
"Perjuangan kami melawan terorisme akan berlanjut sampai teroris terakhir “dinetralisasi," kata Akar kepada media di Brussels, di mana dia berpartisipasi dalam pertemuan menteri pertahanan NATO.
"Kami sangat tegas dan berkomitmen. Semua petugas keamanan, angkatan bersenjata, polisi dan polisi militer bertekad kuat. Kami akan memerangi terorisme dengan tekad kuat di dalam dan luar negeri," tambahnya.
Pernyataannya disampaikan beberapa jam setelah tujuh tentara Turki tewas dan dua lainnya terluka dalam serangan teroris PKK, Kamis di provinsi Batman.
Para teroris meledakkan peledak rakitan yang ditanam di jalan ketika kendaraan militer lapis baja melewati daerah tersebut.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye teror melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - telah bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak.