29 September 2017•Update: 29 September 2017
Kubra Cohan
ANKARA
Presiden Prancis Emmanuel
Macron telah mengabaikan peran besar Turki untuk kemajuan Eropa, kata juru
bicara Kementerian Luar Negeri Turki Huseyin Muftuoglu, Kamis.
Pernyataan
tersebut muncul setelah Macron berpidato pada Selasa soal pemikiran dan
usulannya untuk masa depan Uni Eropa (UE).
Macron menekankan bahwa
negara-negara Balkan seharusnya tidak mengabaikan Eropa, atau berpaling ke
Rusia atau Turki, atau penguasa lainnya yang tidak mempertahankan nilai-nilai
UE.
"Presiden Macron
telah mengeluarkan pernyataan yang kurang berkenan yang ditujukan untuk Balkan
dan mengabaikan kontribusi Turki untuk kemajuan Eropa," kata Muftuoglu
dalam pernyataan tertulis.
Muftuoglu juga
mengungkapkan bahwa memang tidak mudah untuk memahami Balkan, sehingga
kawasan Balkan seringkali dianggap sebagai medan persaingan.
"Intinya, pemahaman yang salah mendasari permasalahan yang dialami Balkan," ujar Muftuoglu.
"Kami menyarankan
kepada mereka yang tertarik mempelajari peran konstruktif Turki, termasuk
kontribusinya dalam proses demokrasi di Balkan, untuk membaca kajian mengenai
kontribusi Turki terhadap stabilitas politik dan ekonomi di kawasan Balkan,
bukan laporan dari pihak-pihak tertentu yang ingin mencemarkan nama baik
Turki," tegasnya.