Maria Elisa Hospita
06 Oktober 2018•Update: 07 Oktober 2018
Maria Elisa Hospita
JAKARTA
Setelah gempa bumi dan tsunami mengguncang Sulawesi Tengah, Indonesia, tim Bantuan Darurat IHH bertolak ke kota-kota yang terkena dampak paling parah untuk mendistribusikan pasokan bantuan kemanusiaan ke wilayah itu.
Tim dari lembaga bantuan kemanusiaan Turki tersebut akan menyalurkan bantuan ke Kabupaten Donggala yang berpenduduk 64 ribu jiwa dan Kota Palu yang berpenduduk 18 juta jiwa.
Gempa berkekuatan 7,4 SR itu telah menewaskan hampir 1.600 orang yang jumlahnya diperkirakan akan terus meningkat. Selain itu, sekitar 65.000 rumah rusak berat.
Hingga saat ini, sebanyak 60.000 orang telah mengungsi ke area yang lebih aman. Orang-orang inilah yang sepenuhnya bergantung pada bantuan internasional.
"Kami akan mendistribusikan 10 ton beras ke 1.000 orang. Paket makanan untuk 300 keluarga yang terdiri dari beras, telur, minyak goreng, gula, biskuit, dan air minum juga dibagikan,” jelas Mucahi Demir, relawan IHH di Palu.
IHH mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan logistik tergolong sulit, karena wilayah-wilayah terdampak hanya dapat diakses dengan dampingan pasukan keamanan. Mereka berencana untuk terus memberikan bantuan sampai krisis berakhir.
Lewat sebuah pernyataan tertulis, IHH memaparkan daftar kebutuhan darurat di antaranya tangki air, selimut, paket makanan, tenda, peralatan mandi, perlengkapan bayi, pakaian, dan air minum.