Muhammad Latief
27 September 2017•Update: 28 September 2017
Muhammd Latief
JAKARTA
Indonesia sudah menyiapkan bandara udara alternatif sebagai skenario terburuk erupsinya Gunung Agung di Bali.
Lembaga Penyelenggara Pelayanana Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav menyiapkan bandara udara di Surabaya, Jawa Timur, Jakarta dan Makassar Sulawesi Selatan sebagai tempat pengalihan (divert) pendaratan pesawat berbadan lebar.
Sementara untuk pesawat lebih kecil akan dialihkan ke bandara Balikpapan Kalimantan Timur, Solo Jawa Tengah, Ambon, Manado Sulawesi Utara, Lombok Praya Nusa Tenggara Barat, Kupang Nusa Tenggara Timur dan Banyuwangi Jawa Timur.
“Sebanyak 10 general manager bandara-bandara tersebut telah kami panggil,” kata Corporate Secretary AirNav Indonesia, Didit Radityo, Rabu.
Bandara-bandara yang terpilih menurut Didit mempunyai spesifikasi landasan yang berbeda, baik panjang maupun kekuatannya. Data tentang itu sudah diketahui oleh maskapai, sehingga tinggal menyesuaikan dengan tipe pesawat.
“Pilihan airport tempat mendarat menjadi kebijakan maskapai karena menyangkut pelayanan pada penumpang,”ujar dia.
Selain bandara, Airnav bahkan sudah mempunyai skenario jika letusan gunung tersebut terjadi pada siang atau malam hari.
Pihaknya juga melakukan pemantauan abu vulkanis bersama instansi lainnya termasuk berkodinasi dengan PT Angkasa Pura untuk kecukupan slot penerbangan di masing-masing bandara.
Bandara Juanda Surabaya, misalnya bisa menampung 12 slot penerbangan tambahan, sementara Bandara Internasional Lombok dapat menampung 2 slot penerbangan, dan Bandara Adi Soemarmo Solo dapat menampung 30 slot penerbangan.
“Kami sudah simulasikan, cukup semua,” ujar Didit.
Kementerian Perhubungan memperkirakan akan ada 5.000 penumpang terdampak jika bandara Ngurah Rai ditutup akibat erupsi Gunung Agung.
Dari jumlah 5.000 penumpang yang diperkirakan terdampak, 70 persen diperkirakan akan keluar dari Bali, sedangkan 30 persen lainnya merupakan penumpang yang berasal dari Bali sehingga tidak diperlukan kendaraan untuk mengantar.