Hayati Nupus
20 Februari 2018•Update: 21 Februari 2018
Hayati Nupus
JAKARTA
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan saat ini sebagian wilayah Indonesia berpotensi kebakaran hutan dan lahan.
“Potensi ini terjadi mengingat sebagian wilayah Indonesia dalam kondisi curah hujan di bawah normal,” ujar Sekretaris BMKG Utama Widada Sulistya, Selasa, dalam siaran pers.
Hingga akhir Februari, kata Widada, wilayah Indonesia dengan curah hujan rendah itu mulai Aceh hingga Sumatra Selatan bagian utara, Kalimantan Timur dan Utara, Sulawesi bagian utara, serta Maluku Utara.
Sedang pada dua pekan pertama Maret, ujar Widada, curah hujan rendah terjadi di Aceh bagian utara, Sumatra bagian utara dan Riau bagian utara.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal mengatakan wilayah Indonesia dengan kategori mudah dan sangat mudah terbakar itu di berada di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.
“Beberapa wilayah di Indonesia tak mengalami hujan hampir 20 hari, sehingga berpotensi terjadinya kebakaran,” kata Herizal.
Berdasarkan catatan BMKG, hingga pertengahan Februari terdapat 52 titik panas di Kalimantan Barat dan 35 di Riau. Titik panas juga terdapat di Aceh, Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan dan Sulawesi Tengah.