Nani Afrida
28 September 2018•Update: 30 September 2018
JAKARTA
Bandara Mutiara Sis Al Jufri Kota Palu, Sulawesi Tengah ditutup akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7, Jumat malam.
"Airnav Indonesia cabang Makassar akan mengirimkan peralatan dan teknisi malam ini dari Poso untuk membantu kondisi pemulihan di bandara Palu," sebut GM Airnav Indonesia Makassar, Novy Pantaryanto melalui siaran pers, sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat.
Menurut Novy, menara milik Airnav Indonesia mengalami kerusakan parah. Kabin menara lantai empat rubuh sehingga peralatan komunikasi lalu lintas pesawat tidak dapat diselamatkan.
"Saat ini belum dapat dilakukan koordinasi dengan tim Airnav Palu karena jaringan seluler tidak beroperasi," katanya.
Ditambahkannya satu orang karyawan Airnav Indonesia yang sedang bertugas di menara menjadi korban. Dia mengalami patah kaki, tetapi berhasil selamat setelah proses evakuasi.
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan M 7,7 mengguncang Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat pukul 17.02 WIB.
Usai gempa, gelombang tsunami menerjang Palu, Sulawesi Tengah yang menghancurkan rumah dan bangunan di sekitar.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan gempa tsunami tersebut juga menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan laporan sementara, Sutopo menjelaskan terdapat beberapa korban yang meninggal karena tertimpa bangunan roboh.