Iqbal Musyaffa
19 September 2017•Update: 19 September 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Assistant Vice President Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk para petugas tol meski tak lagi melayani transaksi tunai.
Mulai 31 Oktober mendatang ruas tol Jakarta-Cikampek resmi meniadakan transaksi tunai dan beralih ke transaksi elektronik. Sehingga tidak lagi membutuhkan banyak petugas pada gerbang tol.
“Kita masih membutuhkan pengawas. Standar kami ada satu petugas di setiap tiga lajur,” ujarnya kepada Anadolu Agency, Selasa.
Para petugas gardu tol selain akan dialihkan menjadi pengawas gardu tol, nantinya akan dipindahkan sesuai kebutuhan.
“Kami sedang mengkaji pengayaan kompetensi mereka untuk dipindahkan ke unit kerja lain,” tambah Heru.
Jasa Marga selaku pengelola jalan tol terbesar di Indonesia menurutnya tetap membutuhkan banyak karyawan seiring dengan kebijakan perusahaan untuk menambah 600 km jalan tol baru dalam tiga tahun ke depan.
“Jadi kami memastikan elektronifikasi pembayaran tol tidak akan menimbulkan masalah,” tegasnya.