Ekonomi, Sains dan Teknologi

SpaceX ajukan IPO rahasia, berpotensi jadi yang terbesar dalam sejarah

IPO ini berpotensi menjadi yang terbesar dalam sejarah pasar saham global

Bahattin Gönültaş  | 02.04.2026 - Update : 02.04.2026
SpaceX ajukan IPO rahasia, berpotensi jadi yang terbesar dalam sejarah

ISTANBUL

Perusahaan antariksa SpaceX dikabarkan mengajukan penawaran umum perdana saham (IPO) secara rahasia, langkah yang berpotensi menjadi pencatatan saham terbesar dalam sejarah pasar modal global.

Menurut laporan Bloomberg pada Rabu, perusahaan yang dipimpin Elon Musk itu telah menyerahkan dokumen pendaftaran IPO awal kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dan menargetkan pencatatan saham pada Juni. Waktu tersebut berpotensi menempatkan SpaceX lebih dulu melantai di bursa dibanding pesaing di bidang kecerdasan buatan seperti OpenAI dan Anthropic.

SpaceX disebut dapat mengincar valuasi lebih dari 1,75 triliun dolar AS, menyusul akuisisi sebelumnya terhadap perusahaan kecerdasan buatan milik Musk, xAI, yang menilai entitas gabungan sekitar 1,25 triliun dolar AS.

Dalam proses IPO, SpaceX bekerja sama dengan sejumlah bank internasional untuk mengelola pesanan saham di berbagai wilayah. Citigroup berperan sebagai koordinator, sementara Barclays menangani Inggris, Deutsche Bank dan UBS untuk Eropa, Royal Bank of Canada untuk Kanada, Mizuho Financial Group untuk Asia, serta Macquarie Group untuk Australia.

Perusahaan juga mempertimbangkan struktur saham kelas ganda yang akan memberikan hak suara lebih besar kepada pihak internal, termasuk Musk. Selain itu, sekitar 30 persen saham yang ditawarkan kemungkinan akan dialokasikan bagi investor ritel.

SpaceX merupakan peluncur roket paling aktif di dunia dan pemain utama industri antariksa melalui roket Falcon 9 yang mengangkut satelit dan manusia ke orbit.

Perusahaan ini juga menjadi penyedia utama layanan internet orbit rendah melalui jaringan satelit Starlink yang melayani jutaan pelanggan di seluruh dunia.

Bisnis peluncuran roket dan Starlink diperkirakan menghasilkan hampir 20 miliar dolar AS pada 2026, sementara xAI diproyeksikan menyumbang kurang dari 1 miliar dolar AS.

Musk menyatakan SpaceX saat ini fokus membangun pangkalan di Bulan sebelum melanjutkan tujuan jangka panjang untuk mengirim manusia ke Mars.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın