Umar Idrıs
27 Januari 2020•Update: 27 Januari 2020
ANKARA, Turki
Harga minyak mentah pada pembukaan hari Senin turun, seiring dengan meningkatnya kasus virus corona di Cina dan AS, dua negara konsumen minyak terbesar di dunia.
Jenis minyak yang menjadi patokan internasional, minyak mentah Brent, diperdagangkan pada level USD58,52 per barel, turun sebesar 3,57 persen setelah ditutup Jumat yang masih USD60,69 per barel.
Sementara minyak jenis West Texas Intermediate berada di USD52,94 per barel pada saat yang sama, turun sebesar 2,3 persen dari harga terakhir Jumat yang masih USD54,19 per barel.
Jumlah korban tewas di China akibat wabah korona telah meningkat menjadi 80, pada Senin pagi, berdasarkan data dari Departemen Kesehatan China.
Selain itu, ada 2.744 kasus yang dikonfirmasi sebagai virus korono, dan sebanyak 461 di antaranya dalam kondisi kritis.
Di Amerika Serikat, berdasarkan keterangan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada hari Minggu mengkonfirmasi ada tiga kasus baru virus korona. Masing-masing dua orang di California dan satu di Arizona.
Dua kasus di AS pertama kali dikonfirmasi pada pekan lalu, yakni di Seattle, Washington dan di Chicago, Illinois.
Peningkatan jumlah kasus coronavirus di dua negara konsumen minyak terbesar di dunia itu meningkatkan kemungkinan penurunan permintaan minyak global, sekaligus menciptakan tekanan harga minyak ke level bawah.