Muhammad Abdullah Azzam
13 Desember 2018•Update: 14 Desember 2018
Mohamad Misto, Burak Karacaoğlu, Eşref Musa
IDLIB
Organisasi teroris YPG/PKK yang kini menduduki wilayah timur laut Suriah meminta bantuan rezim Bashar Assad pasca pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bahwa Turki akan meluncurkan operasi militer di timur Eufrat, Suriah.
YPG/PKK menyerukan agar rezim Assad menunjukkan sikap jelas terhadap Turki yang akan melancarkan operasi ke wilayah itu, ungkap pernyataan yang dirilis oleh situs yang dikenal dekat dengan organisasi teroris tersebut.
Sebelumnya, YPG/PKK bersatu dengan rezim Assad untuk melawan Angkatan Bersenjata Turki dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) pada Operasi Ranting Zaitun di Afrin.
Organisasi teroris itu meminta dukungan dari rezim Assad setelah militer Turki dan FSA mendekati pusat Afrin.
Setelah seruan YPG/PKK itu, meski tak mengirim pasukan ke wilayah tersebut, rezim Assad berusaha mengirim pasukan yang dinamakan "pasukan rakyat" pada Februari lalu.
Pasukan Assad itu terpaksa harus mengambil langkah mundur setelah mendekati sekitar 10 kilometer ke arah Afrin, karena pasukan Turki menghadangnya dengan tembakan artileri.