Muhammad Abdullah Azzam
10 Maret 2020•Update: 10 Maret 2020
Şerife Çetin
BRUSSELS
Presiden Komisi Uni Eropa Von der Leyen menegaskan perlunya memberikan dukungan kepada Turki dan Yunani atas beban yang dipikul terkait masalah imigran.
Von der Leyen mengadakan konferensi pers pada hari ke-100 masa jabatannya.
Dia mengatakan, waktu ia mulai menjabat posisi tersebut Uni Eropa dan Turki tak memiliki agenda soal kesepakatan imigran 18 Maret.
Meski begitu, Von der Leyen telah berkali-kali mengingatkan bahwa Uni Eropa harus mencari solusi permanen bagi masalah imigrasi itu.
"Hari ini kita berada dalam dilema, situasi di perbatasan Turki-Yunani menunjukkan sebuah tekanan bermotif politik. Para pencari suaka membutuhkan bantuan,” tutur Von der Leyen.
Dia pun menekankan agar tekanan yang terjadi di perbatasan segera dikurangi.
Von der Leyen mengungkapkan pihaknya akan membahas masalah tersebut dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada pertemuan bersama Presiden Dewan Uni Eropa Charles Michel Senin malam ini.