Servet Günerigök
19 Januari 2023•Update: 31 Januari 2023
WASHINGTON
Turkiye dan Amerika Serikat (AS) pada Rabu sepakat untuk melanjutkan kontak mereka atas mekanisme strategis untuk meninjau kemajuan dan mempertahankan momentum dalam "agenda bilateral positif" kedua negara, kata pernyataan bersama.
"Kedua belah pihak menyambut baik peningkatan pertemuan bilateral, termasuk di tingkat tertinggi, di bawah Mekanisme Strategis (Turkiye-AS)," kata pernyataan itu, yang muncul setelah pertemuan antara Menteri Luar Negeri Turkiye Mevlut Cavusoglu dan Menlu AS Antony Blinken.
Hingga saat ini, para menlu telah bertemu empat kali sehubung dengan mekanisme tersebut.
Cavusoglu dan Blinken "menegaskan kembali komitmen mereka terhadap agenda bilateral positif yang konkret dan berorientasi pada hasil," kata pernyataan itu, sambil menambahkan bahwa mereka membahas penguatan kemitraan pertahanan Turkiye-AS, termasuk modernisasi armada F-16 Turkiye.
Di antara isu-isu lain yang mereka diskusikan adalah perang Ukraina, wilayah Kaukasus Selatan, memperkuat aliansi NATO, keanggotaan NATO bagi Swedia dan Finlandia, situasi di Mediterania Timur, perang melawan terorisme, krisis di Suriah dan hubungan bilateral.
Terkait dengan NATO, Cavusoglu dan Blinken "menegaskan kembali komitmen jangka panjang mereka terhadap pertahanan kolektif sebagai Sekutu, serta Kebijakan Pintu Terbuka NATO."
“Mereka membahas implementasi memorandum trilateral yang ditandatangani oleh Finlandia, Swedia dan Turkiye untuk memajukan pengajuan Finlandia dan Swedia untuk bergabung dengan NATO,” kata pernyataan bersama.
Mengenai situasi di Mediterania Timur, kedua pejabat itu sepakat tentang pentingnya menjaga stabilitas dan jalur komunikasi.
Mengenai perang melawan terorisme, kedua negara "berencana untuk mempertahankan koordinasi dan kolaborasi yang erat dalam upaya memerangi organisasi teroris, terutama ISIS/Daesh dan PKK," tambah pernyataan itu.
Cavusoglu dan Blinken juga membahas krisis Suriah dan menegaskan kembali komitmen Turkiye dan AS untuk proses politik Suriah sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2254.
"Mereka menyambut baik pemungutan suara Dewan Keamanan PBB baru-baru ini untuk memperluas pengiriman bantuan kemanusiaan lintas batas ke Suriah. Kedua pihak juga membahas masalah yang lebih luas di Timur Tengah dan Afrika," kata pernyataan itu.
Para menlu juga "menghargai pertumbuhan berkelanjutan dalam hubungan perdagangan bilateral Turkiye-AS."