Muhammad Abdullah Azzam
07 November 2020•Update: 09 November 2020
Ruslan Rehimov
BAKU
Mediasi Turki dan Rusia adalah pilihan terbaik untuk menghentikan konflik Karabakh Atas Armenia-Azerbaijan, dan memulai negosiasi lagi, ungkap seorang diplomat Azerbaijan.
"Saya pikir mediasi Turki dan Rusia adalah pilihan terbaik untuk berpindah dari fase konflik ke fase negosiasi. Rusia juga memahami hal ini sekarang," ungkap Farid Shafiyev, kepala Pusat Analisis Hubungan Internasional yang berbasis di Baku, kepada Anadolu Agency.
Menekankan bahwa sikap Azerbaijan sepenuhnya didasarkan pada hukum internasional, Shafiyev mengatakan negaranya menuntut penarikan pasukan pendudukan Armenia dari tanahnya.
Dia juga menambahkan bahwa permintaan ini juga disebutkan dalam empat resolusi Dewan Keamanan PBB (DK PBB) pada 1993.
Empat resolusi Dewan Keamanan PBB dan dua dari Majelis Umum PBB serta organisasi internasional menuntut "penarikan segera pasukan pendudukan Armenia, lengkap dan tanpa syarat" dari wilayah Azerbaijan.
"Saat ini, tujuan utamanya adalah untuk memastikan keutuhan wilayah Azerbaijan dan menarik pasukan Armenia dari tanah Azerbaijan. Turki dan Rusia tentu saja bisa menengahinya," imbuh dia.
Shafiyev, seorang diplomat terkemuka yang sebelumnya menjabat sebagai duta besar Azerbaijan untuk Kanada dan Republik Ceko, mengatakan bahwa keutuhan wilayah Azerbaijan diakui oleh seluruh dunia, sedangkan Armenia mengabaikan resolusi DK PBB untuk mengakhiri pendudukan.
Menekankan Armenia harus mengambil langkah pertama untuk menghentikan konflik, dia memperingati otoritas Yerevan untuk memberikan jadwal penarikan pasukannya dari wilayah pendudukan.
Dia menggarisbawahi agar dimulai kembali proses negosiasi di Karabakh Atas, mekanisme lain juga sedang dibahas selain negosiasi Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) Minsk Group.
OSCE Minsk Group - diketuai bersama oleh Prancis, Rusia, dan AS - dibentuk pada tahun 1992 untuk menemukan solusi damai untuk konflik tersebut, tetapi tidak berhasil. Gencatan senjata pun disetujui pada tahun 1994.