Rhany Chairunissa Rufinaldo
11 November 2020•Update: 12 November 2020
Hamdi Celikbas
ANKARA
Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar dan Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu membahas kesepakatan damai antara Azerbaijan dan Armenia dan situasi terbaru di Suriah melalui telepon pada Selasa.
Menurut pernyataan kementerian, Akar dan Sergey Shoigu bertukar pandangan tentang masalah tersebut.
Pada Selasa pagi, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa kedua pecahan republik Soviet itu telah menandatangani perjanjian untuk mengakhiri konflik di Upper Karabakh atau yang juga dikenal sebagai Nagorno-Karabakh.
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev memuji perjanjian tersebut sebagai kemenangan bagi negaranya, mengatakan keberhasilan militer Baku memungkinkannya untuk mendapatkan keunggulan guna mengakhiri pendudukan tiga dekade di wilayahnya.
Turki juga menyambut baik gencatan senjata itu, menyebutnya sebagai kemenangan besar bagi Azerbaijan.
Hubungan antara kedua negara bekas Uni Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Upper Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.
Namun, Armenia berulang kali menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan, bahkan melanggar tiga perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.
Sekitar 20 persen wilayah Azerbaijan berada di bawah pendudukan ilegal Armenia selama hampir tiga dekade.